Lentera NU dari sudut Krembangan

Berawal dari tragedy Gempa dan tsunami aceh Tahun 2004, umat Islam khususnya Ibu ibu di Krembangan II Panjatan bersama-sama untuk mengadakan pertemuan rutin tiap lapan (lapanan).

Tujuan adanya pertemuan rutin untuk kalangan ibu ibu selain untuk mempererat tali silaturahmi antar warga juga untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT.
Kegiatan Tahlilan, Semaan Qur’an, Berjanjen dan Sholawatan menjadi acara inti dari pertemuan pertemuan itu.
Kegiatan semaan, berjanjen, tahlil dan sholawatan adalah ibadah yang sangat kental dengan ajaran Ahlussunah Waljama’ah, maka tahun 2015 kelompok ibu ibu dari Krembangan II di wadahi menjadi Muslimat NU Ranting Krembangan.
Seperti disampaikan oleh Pengurus Muslimat NU Ranting Krembangan Kap.Panjatan Ibu Sutimah, membutuhkan sebuah kesabaran, kesadaran dan komitmen yang tinggi, perjuangan ibu-ibu Muslimat dalam melestarikan pertemuan –pertemuan tersebut.
Berkat kegigihan Ibu ibu Muslimat Krembangan, sampai sekarang kegiatan Kegiatan Tahlilan, Semaan Qur’an, Berjanjen dan Sholawatan menjadi acara rutin khususnya warga NU Krembangan dan sekitarnya .

Pada Sabtu Kliwon, 8 Juli 2023, dihadiri Ketua Tanfidiyah MWC NU Panjatan Kasidi, S.Pd dan Syuriah MWC NU Panjatan KH.Nurudin, muslimat NU Ranting Krembangan mengadakan pertemuan rutin.
Dengan lantunan sholawat yang dibawakan Group Sholawat Putri Muslimatun Nada menambah pertemuan ini menjadi sangat berkesan.
Warga sekitar Krembangan II yang turut serta dalam pertemuan juga merasa bangga dengan adanya acara tersebut.
Warga berharap kehadiran Muslimat NU Ranting Krembangan, dapat menjadi salah satu lentera NU dan membawa kemaslahatan umat di Krembangan dan Kapanewon Panjatan.